
Ngaliyan, Rabu (16/07/2025) — Musyawarah Ambalan (MUSYAM) VIII Ambalan Moenadi-Hj. Isriati berhasil dilaksanakan dengan khidmat dan penuh antusiasme oleh peserta. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.15 WIB hingga 12.41 WIB ini digelar di Hall dengan diawali Apel Pembukaan dan Musyawarah bertempat di Gedung B SMK Islamic Centre Baiturrahman (SKIMIC) Semarang.
Acara ini menjadi forum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan program kerja pramuka Ambalan Moenadi-Hj. Isriati. Dengan agenda utama yaitu sidang komisi, pembacaan laporan pertanggungjawaban (LPJ), serta pemilihan Pradana Putra dan Putri, acara ini berjalan lancar dan sesuai tata tertib musyawarah.
Sidang Komisi Berlangsung Khidmat
Sidang MUSYAM diawali dengan pembacaan tata tertib sidang dan pemilihan presidium tetap. Hasilnya, Saka ditetapkan sebagai Ketua Presidium, didampingi Talitha Sherly sebagai Sekretaris dan Axell sebagai anggota presidium. Presidium ini memimpin jalannya sidang Komisi I, II, dan III.
Komisi I membahas Laporan Pertanggungjawaban Dewan Ambalan.
Komisi II membahas mekanisme kerja, garis besar program kegiatan, adat ambalan, dan memorandum.
Komisi III bertugas melakukan penjaringan dan pemilihan bakal calon Pradana Putra dan Putri.
Suasana sidang berlangsung tertib dan penuh tanggung jawab. Para peserta, terdiri dari 17 orang pimpinan dan wakil sangga, secara aktif menyampaikan aspirasi mereka melalui hak suara dan hak pilih.
Pemilihan Pradana Baru
Dalam proses penjaringan calon Pradana, peserta secara langsung memberikan hak suara. Hasil pemungutan suara menunjukkan:
Talitha Sherly memperoleh 11 suara
Rokhid Saka memperoleh 9 suara
Axell memperoleh 5 suara
Qiza memperoleh 4 suara
Amey memperoleh 2 suara
Rayhan, Faiz, dan Felis masing-masing memperoleh 1 suara

Dengan hasil tersebut, Talitha Sherly dan Rokhid Saka terpilih sebagai Pradana Putri dan Pradana Putra periode selanjutnya karena memperoleh suara terbanyak dari total 34 suara yang diberikan oleh 17 peserta.
Apresiasi dari Pembina
Kegiatan MUSYAM VIII turut mendapat perhatian dan apresiasi dari para pembina. Pembina putri, Kak Ashomatul Fadhilah, menyampaikan terima kasih dan rasa bangga atas partisipasi aktif para peserta. Ia mengajak anggota pramuka untuk terus aktif dan menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter.
Sementara itu, Pembina putra, Kak Irfain, menegaskan pentingnya kegiatan seperti MUSYAM sebagai wadah pembelajaran kepemimpinan dan demokrasi. Ia menyampaikan bahwa MUSYAM tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-8 dan berharap Dewan Ambalan yang terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
“Tugas Dewan Ambalan itu ada empat: merekrut anggota, menyusun program, melaksanakan program, dan mengevaluasi program. Jangan jadi seperti katak dalam tempurung, aktiflah di gugus depan maupun luar gugus depan,” pesan Kak Irfain.
Penulis: irfain
Editor: ashoma
Dokumentasi: Ambalan Moenadi-Hj. Isriati, SKIMIC