Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bulan suci Ramadan disambut antusias oleh siswa dan siswi SMK Islamic Centre Baiturrahman Semarang. Di tengah suasana ibadah puasa dan pelaksanaan Sumatif Tengah Semester (STS) Semester 2, program pemerintah ini tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian menu agar dapat dinikmati saat waktu berbuka puasa.
Pada pukul 09.00 WIB, para siswa diinformasikan untuk mengambil paket MBG di hall sekolah oleh petugas piket guru, Pak Cendikia Dhyva Riswandana. Pembagian dilakukan secara tertib setelah siswa menyelesaikan ujian.
Wawancara Eksklusif Siswi SMK Islamic Centre Baiturrahman Semarang Kelas XI LPS
Seusai ujian, tim redaktur melakukan wawancara eksklusif dengan dua siswi kelas XI LPS, Zahwa dan Adristi, terkait pelaksanaan MBG selama bulan Ramadan.
Dalam wawancara tersebut, tim redaktur menanyakan kesan, harapan, serta pendapat mereka mengenai menu MBG yang disediakan selama bulan puasa.
Zahwa menyampaikan bahwa terdapat hal baru dalam pelaksanaan MBG kali ini.
“Ada yang baru yaitu dicantumkan daftar menu makanan yang didapatkan beserta label harganya,” ucap Zahwa.
Menurut para siswa, pencantuman label menu, jumlah, serta harga menjadi bentuk transparansi agar kualitas dan kuantitas makanan tetap terjaga serta menghindari potensi penyimpangan. Selain itu, jenis makanan dan buah yang disajikan juga tertata rapi.
Menu MBG Ramadan
MBG kali ini berasal dari SPPG Kalipancur yang dibagikan setiap hari Rabu dan Kamis. Adapun menu hari ini terdiri atas:
- 1 pcs lumpia ubi ungu
- 3 butir telur
- 1 pcs kue bolu kukus gula jawa
- 1 pcs roti keju
- 2 kotak susu sekolah
- 1 buah apel
- 1 buah pisang
Berbeda dengan sebelum Ramadan, dimana siswa mendapatkan nasi sebagai menu utama, kali ini menu lebih didominasi makanan kering. Hal ini disesuaikan agar makanan dapat dikonsumsi saat waktu berbuka (bedug Maghrib) dan tidak mudah basi.
Kesan Siswa Selama Ramadan
Siswa dan siswi SMK Islamic Centre Baiturrahman Semarang mengaku senang dan setuju dengan adanya program MBG. Mereka merasa terbantu, terutama karena makanan dapat langsung dinikmati saat berbuka puasa.
“Senang sekali karena ini bisa dimakan saat bedug Maghrib,” ungkap salah satu siswa dengan bangga setelah menyelesaikan ujian.
Program ini dinilai memberikan manfaat nyata bagi pelajar, khususnya dalam mendukung kebutuhan energi dan gizi selama menjalankan ibadah puasa.
Harapan ke Depan
Terkait harapan ke depan, siswa berharap agar:
- Menu lebih banyak makanan kering agar tahan hingga waktu berbuka.
- Kualitas gizi semakin ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan usia pelajar SMK.
- Variasi menu semakin beragam dan tetap transparan dengan label jumlah serta harga.
Para siswa berharap program MBG terus berlanjut dan semakin baik dalam penyediaan gizi yang sesuai bagi remaja usia sekolah menengah kejuruan.
Dengan semangat Ramadan dan dukungan program pemerintah, para pelajar tetap optimis menjalani ujian serta ibadah puasa dengan penuh semangat.
Red: Irfain
